Udah pernah dengar ZenCore dari Zenius belum? Katanya fitur ZenCore ini bisa digunakan untuk melatih kemampuan berpikir. Gimana bisa? Apa istimewanya?

Sekarang ini, tahun ajaran baru udah dimulai lagi nih. Sebagian besar sekolah di Aceh masih memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Salah satunya di sekolah ponakanku, Fathan. Karena dia siswa kelas 6, Fathan dikasih jadwal untuk ke sekolah 2 kali seminggu dengan sistem shift. Shift 1 pukul 7.30 – 10.00 WIB, shift 2 pukul 10.00 – 12.30 WIB.

Di luar waktu sekolah tatap muka, Fathan tetap harus mengikuti pelajaran daring. Yah, metodenya juga beda-beda, ada guru yang ngasih tugas aja, ada juga yang bikin tele conference gitu.

Karena orang tuanya bekerja, kadang aku ambil alih membantu Fathan belajar. Tantangan belajar jarak jauh nyata banget ya. Belum punya anak aja, aku udah kebayang gimana repotnya para orang tua di luar sana yang menjelaskan materi, membimbing bahkan mencari cara gimana agar belajar di rumah bisa tetap menyenangkan. Salut buat para orang tua yang anaknya sekolah di masa pandemi.

Download aplikasi Zenius dan belajar berpikir melalui fitur-fitur menarik

Aku saja yang belum literally jadi orang tua, kadang harus mengosongkan emosi dulu ketika dapat jatah mendampingi Fathan belajar online. Pasalnya, anak itu susah sekali diajak fokus untuk belajar. Maunya main games online aja di hp. Jadi, mau nggak mau aku pun cari cara gimana hp itu bisa digunakan untuk belajar.

Mengenalkan ZenCore untuk Melatih Kemampuan Berpikir Anak

Akhirnya Fathan mau diajak untuk Download aplikasi Zenius. Aplikasi ini punya satu fitur bernama ZenCore yang aku rasa menyenangkan banget untuk menstimulasi otak anak dalam belajar. Bukan cuma itu, fitur ZenCore ini juga bisa melatih kemampuan berpikir anak.

Dengan fitur ini, Fathan jadi sedikit tertarik untuk belajar karena konsepnya seperti games asah otak. Di fitur ini, ada 3 CorePractice: Matematika, Verbal Logic, dan Bahasa Inggris. Fathan suka berhitung dan mahir dalam pelajaran Bahasa Inggris. Jadi 2 CorePractice ini tentu jadi favoritnya. Verbal Logic sering diskip karena Fathan ngakunya ‘malas baca dan malas mikir’.

Ini nggak masalah sih bagi aku. Kemampuan berpikir anak kan beda-beda. Kalau dia suka belajar dengan numerasi dan Bahasa, kenapa tidak itu saja yang difokuskan agar makin terasah?

Ohya, CorePractice sendiri adalah tempat latihan soal atau tempat menjawab quiz yang sediakan di fitur ZenCore.

Lantas kamu pasti bertanya gimana bisa ZenCore membantu mengasah keterampilan berpikir anak?

Jadi, fitur ini berisi ratusan ribu pertanyaan dengan jawaban pilihan ganda. Kamu harus mengerjakan soal-soal di setiap level dengan batas waktu tertentu. Satu level berisi 8 pertanyaan. ZenCore menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan machine learning, di mana kamu bisa mengetahui kemampuan kamu melalui skor yang kamu peroleh di papan skor ZenCore.

Kamu bisa mengetahui berapa soal yang kamu jawab dengan benar, yang salah, dan yang tak terjawab, rata-rata waktu menjawab soal serta tingkat akurasi. Ada juga pembahasan yang berisi penjelasan tentang jawaban yang benar dan disertai dengan video juga. Penjelasannya mudah banget dipahami. Jadi, proses belajarpun makin mudah dan praktis. Untuk Matematika misalnya, kamu bisa tahu bagaimana cara mengerjakan soal tertentu.

Untuk soal Verbal Logic juga mengajak anak untuk berpikir dan berpendapat. Pernah Fathan bertemu soal seperti ini:

Bagaimana rasanya patah hati?

Maksud kalimat tersebut adalah…

a. Pertanyaan yang nggak perlu dijawab

b. Untuk meminta penjelasan

c. Menjawab dengan iya atau nggak

Dia jawab A yang jelas salah. Terus dia sempat arguing dengan aku kenapa salah? Kan nggak setiap orang pernah patah hati dan kalau ditanya demikian, nggak semua orang harus menjawab.

Yah, bagaimanapun itu lah pendapat dia.

tampilan skor bisa dilihat pada fitur ZenCore untuk mengetahui sejauh mana kemampuan anak dalam menjawab soal

Akhirnya aku jelasin, bahwa jika ada pertanyaan dengan kata tanya ‘bagaimana’, tujuannya adalah untuk meminta penjelasan. Jadi jawaban B adalah yang benar.

Nah, di kasus Fathan, dia akan kesal jika ada soal yang dijawab salah. Jadi, dia akan coba lagi di next level untuk lebih fokus lagi dalam mengerjakan soal dan membaca dengan seksama agar nggak salah jawab lagi.

Jadi, CorePractice dari ZenCore ini cukup membantu sih untuk mengasah kemampuan berpikir dan keterampilan untuk fokus pada anak. Lagipula, Matematika, Verbal Logic, dan Bahasa Inggris adalah pengetahuan dasar yang berguna bagi setiap anak untuk menghadapi pendidikan yang lebih tinggi atau bahkan di dunia karir nanti. Ini lah alasan kenapa ZenCore dikatakan salah satu fitur asik dan menyenangkan di Zenius.

Aku pun happy karena makin hari Fathan makin menunjukkan ketertarikannya untuk ‘menjawab quiz’ di ZenCore dan dia #mulaidarimanaaja untuk terus belajar. Apalagi statusnya siswa kelas 6 SD yang akan berjuang untuk kelulusannya. Kadang, sebelum tidur pun dia push rank dulu di ZenCore. Mau naikin level katanya.

Karena konsepnya seperti games, Fathan pun berinisiatif mengajak teman sebayanya di komplek untuk Download aplikasi Zenius dan berlomba dengan teman siapa yang punya nilai paling tinggi.

Alasan Menggunakan ZenCore

penjelasan soal di setiap level CorePractice yang mudah dipahami dan dilengkapi dengan video singkat

Dari cerita di atas, aku bisa simpulkan beberapa alasan aku merekomendasikan ZenCore untuk ponakanku dan juga untuk para orang tua yang masih harus berjuang mendampingi si buah hati belajar dari rumah. Alasannya adalah sebagai berikut:

  1. Konsepnya seperti games, sehingga anak terpacu untuk berkompetisi
  2. Terdapat 3 fundamental skills yang bisa dikembangkan, yaitu Matematika, Verbal Logic, dan Bahasa Inggris
  3. Bisa melihat skor yang diperoleh di papan skor ZenCore
  4. Ada menu pembahasan dilengkapi dengan video yang mudah dipahami
  5. Bahasa yang digunakan nggak kaku
  6. Cocok untuk semua usia

Nah, katanya ZenCore nanti akan mengembangkan fitur lainnya seperti Insightful Knowledge di mana kamu bisa mengakses informasi seperti filsafat, basic science, big history dan lain sebegainya yang bisa mengembangkan wawasan kamu serta membantu kamu melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Fitur ZenCore ini cocok dimainkan segala usia, mulai dari siswa sekolah hingga masyarakat umum kayak aku.

Cuma harapannya, mungkin Zenius bisa memilah-milah lagi soal sesuai dengan kemampuan peserta. Misalnya, soal untuk anak SD dibuat lebih sederhana, sedangkan untuk umum dibuat sedikit lebih kompleks.

Dapatkan Fitur ZenCore di Aplikasi Zenius

Untuk bisa menggunakan ZenCore, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  1. Download aplikasi Zenius di App Store atau Play Store.
  2. Buka aplikasi Zenius dan klik daftar
  3. Masukkan email atau nomor handphone (bisa juga masuk dengan Google Account atau Facebook)
  4. Masukkan kode OTP yang kamu dapat melalui nomor handphone
  5. Jika mendaftar menggunakan email, lakukan verifikasi email
  6. Pilih kategori (siswa/guru/umum)
  7. Pilih kebutuhan lainnya (kelas dan keperluan)
  8. Klik kolom pencarian
  9. Klik Cari Fitur Lainnya, klik ZenCore

Mudah kan? Jadi sekarang saatnya kamu Download aplikasi Zenius dan kamu bisa belajar #mulaidarimanaaja bersama fitur ZenCore.

7 Shares:
21 comments
  1. Anak saya sekolahnya Senin, Selasa dan Rabu pada minggu pertama, lalu Kamis, Jumat dan Sabtu pada mnggu ketiga. Agak bikin pusing untuk saya yang punya banyak agenda dan sering lupa sana-sini. Hheheheh.
    Makanya lebih suka daring aja deh. Apalagi kalau pakai Zencore kayak gini. Bikin semangat ngerjain soalnya.
    Kapan ya aplikasi kayak gini dipakai di sekolah secara resmi….

  2. Fitur kerennya ditinggu sekali nih yang Insightful Knowledge di mana kamu bisa mengakses informasi seperti filsafat, basic science, big history dan lain2.
    Fitur zencore saja sudah kece apalagi IK

  3. Seiring perkembangan zaman, semakin banyak aplikasi pembelajaran buat siswa yang memudahkan mereka dalam belajar. Semoga dengan banyaknya aplikasi ini anak-anak kita semakin kreatif dan cerdas, amiiin

  4. Doaku ya Allah, semoga gak selamanya kayak gini, anak kita belajar jarak jauh. Anakku insya Allah tahun depan atau 1,5 tahun ke depan masuk SD. Duh, harus adaptasi kayak gini lihatin teman-teman kok yo rempong banget ya. Masya Allah.

    Sabarnya Mba Jasmi ikut ngajarin Fathan, walau pun bukan anak sendiri. hehehe. Latihan ya say.

    Asik juga ini 3 core practice di ZenCore. Ada Matematika, Verbal Logic, dan Bahasa Inggris. Sampai hari ini saya masih belum kasih Maetami Bahasa Inggris, baru sebatas Matematika dan Bahasa Indonesia saja. Boleh lah setelah beberapa bulan ke depan dicoba pakai ZenCore Zenius.

  5. Brati ini bisa dikategorikan aplikasi ramah anak ya. Orang tua sering kesulitan mencari games atau aplikasi yang aman buat diinstall di hp anaknya.

  6. Kalo ada Zencore gini, anak2 jadi semangat belajar ya Kak
    Karena memang menyenangkan bangettt, bisa belajar dgn super FUn bareng zencore.
    semangattt PJJ ya semuanya

  7. Saya pernah buka aplikasi ZenCore. Dan ini beneran keren. Disesuaikan dengan requirement anak-anak jaman now yang lebih senang belajar nyantai tapi tetap ada tantangan. Belajar sambil bermain. Jadi tidak menimbulkan kebosanan dan anak tertantang untuk berkompetisi. Keren lah Zenius. One of PJJ solution yang pantas untuk dicoba khalayak.

  8. Aplikasi edukasi yang begitu menarik untuk anak, jadi selain pelajaran wajib yg diterima melalui PJJ anak pun jadi bisa mengasah keterampilan lewat kuis dan soal yg ada

  9. Senang banget ya?

    Teknologi komunikasi sangat membantu para ortu membimbing anaknya dalam belajar seperti Fitur ZenCore di Aplikasi Zenius
    Cukup download aplikasinya, gak harus cari-cari ke Gramedia

  10. Alhamdulillah ya, aplikasi2 pendidikan semacam Zencore dari Zenius ini makin berinovasi dan membantu saya juga sebagai pendidik (guru). Aplikasi positif semacam ini patut kita apresiasi karena bisa membantu banyak orang lebih pintar dan berilmu. MAkasih kak artikelnya sangat berfaedah sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like