Ada banyak pulau menarik di Malaysia yang bisa dikunjungi untuk berwisata, salah satunya adalah Pulau Pangkor. Pulau Pangkor memiliki banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi. Apa aja tempat wisatanya? Yuk ngintip artikel ini!
Pulau Pangkor berlokasi di Lumut Negeri Perak Malaysia yang bisa ditempuh sekitar 4 jam dari Kuala Lumpur dan hanya berjarak 90 km dari Kota Ipoh.
Walaupun tidak terlalu terkenal, Pulau Pangkor sangat sesuai untuk wisata keluarga karena di sini terdapat banyak wisata sejarah yang mengedukasi dan juga wisata bahari.
Pulau Pangkor adalah salah satu wisata menarik di Malaysia
Pulau Pangkor merupakan salah satu tujuan wisata yang terbilang murah karena jaraknya yang dekat dengan ibu kota. Pulau pangkor menjadi serbuan masyarakat lokal untuk berwisata di hari libur karena aksesnya juga terbilang mudah.
Pulau ini tidak terlalu besar, jumlah penduduk di pulau ini hanya berkisar 25.000 jiwa saja. Namun, siapa sangka pulau ini memiliki garis pantai yang indah dan sebagian besar lautnya masih sangat bersih.

How to get there?

Untuk sampai di Pulau Pangkor, kamu bisa naik bus di Terminal Bersepadu Selatan (TBS) ke Lumut Perak. Harga bus RM30 one way.
Dari stasiun Lumut ke pelabuhan Lumut hanya berjarak 200 meter. Kamu bisa berjalan kaki atau naik taksi dengan harga yang murah.
Jika kamu mengendarai mobil pribadi, kamu bisa parkir di pelabuhan sebelum menyebrang ke Pulau Pangkor. Untuk biaya parkir di pelabuhan berkisar RM15 per hari.
Kemudian kamu bisa menyebrang menggunakan ferry dengan harga RM15 untuk dewasa PP dan untuk anak-anak RM5 PP. Harga ini berlaku untuk orang lokal dan wisatawan asing.
Sebelum memasuki Pangkor Town, biasanya ferry akan singgah di Desa Sungai Pinang Besar dan Desa Sungai Pinang kecil yang menjadi pemukiman warga setempat.
Penyebrangan dari Lumut ke Pangkor Town memakan waktu 40 menit, bisa lebih cepat jika ombak di tengah laut tidak terlalu tinggi.
Untuk transportasi selama di Pulau Pangkor, kamu mempunyai 3 opsi.
Pertama, kamu bisa menyewa mobil dengan harga RM80 per hari, sewa motor dengan harga RM30 per hari, atau angkot warna pink yang akan mengantarkan kamu jalan-jalan mengelilingi Pulau Pangkor seharian dengan harga RM80 per hari untuk satu angkot.
Jika kamu berpergian bersama rombongan dengan bajet minimal, angkot pink ini bisa jadi pilihan kamu sebagai transportasi jadi kalian bisa udunan. Jika kamu bisa menyetir, maka sebaiknya menyewa mobil saja.

Daftar Tempat Wisata Pulau Pangkor

Di Pulau Pangkor, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi dan banyak juga yang gratis. Tempat wisata di pulau pangkor dibagi menjadi 2, City Tour dan wisata pantai yang menyenangkan. Tempat wisata menarik di Pulau Pangkor antara lain:

Batu Bersurat

Batu Bersurat adalah salah satu peninggalan sejarah di Pulau Pangkor
Sumber: orangperak.com
Batu Bersurat disebut juga dengan prasasti adalah peninggalan sejarah yang pasti punya kisah tersendiri. Batu Bersurat Pulau Pangkor berlokasi di Kampung Teluk Gedung yang tidak terlalu jauh dari dermaga Pulau Pangkor.
Batu ini sangat besar dengan panjang 10,7 meter, lebar 4,6 meter dan tinggi 4,3 meter. Penduduk tempatan percaya bahwa batu ini adalah batu hidup yang dulunya kecil dan lama-lama membesar karena terkena air hujan.
Batu ini disebut juga Tiger Rock karena di batu tersebut dilukiskan seekor harimau yang sedang menyerang anak kecil. Ada banyak versi yang menerjemahkan lukisan ini.
Sebagian orang percaya bahwa lukisan itu digambarkan oleh tentara Belanda yang memperingati hilangnya seorang anak kecil yaitu anak petinggi tentara Belanda yang diserang oleh binatang buas saat bermain di sekitar batu itu.
Rumor lain mengatakan bahwa sebenarnya anak itu diculik oleh petinggi Bangsa Melayu sebagai bentuk balas dendam atas kekejaman tentara Belanda dan ingin membebaskan Pulau Pangkor dari kekuasaan Belanda. Saat tentara mencari anak tersebut, masyarakat membohongi tentara bahwa anak itu telah diterkam oleh harimau.
Menurut Malaysia-Traveller, ukiran itu bukanlah harimau melainkan gambar seekor singa yang membawa pedang dan busur panah. Singa ini merupakan lambang negara Belanda yang dilukiskan oleh tentara sebagai jejak bahwa mereka pernah berada di sana tahun 1743. Garis yang membingkai gambar singa tersebut juga jelas memperlihatkan simbol negara Tulip itu.
Di sebelah gambar singa, terdapat lukisan berupa huruf yang membentuk lambang VOC. Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) merupakan perusahaan dagang milik Belanda yang berdiri tahun 1602 yang beroperasi di wilayah Hindia Timur. Huruf A di atas lambang VOC ini direpresentasikan sebagai ibukota Belanda yaitu Amsterdam.
Selain itu, ada juga ukiran berupa inisial yang diduga inisial nama tentara yang melukis di batu itu. Ada juga yang beranggapan bahwa itu inisial orang tercinta tentara Belanda yang ditinggalkan di negara asalnya.
Batu ini sekarang dilindungi oleh sebuah atap yang dibuat untuk menghindari kikisan dan pudarnya lukisan pada batu akibat perubahan iklim.

Kota Belanda

Kota Belanda merupakan salah satu destinasi wisata sejarah di Pulau Pangkor
Sumber: https://g.co/kgs/sv1yjc
Tidak jauh dari Batu Bersurat, ada sebuah kota tua yang sudah berusia sekitar 300 tahun lebih bernama Kota Belanda. Kota ini merupakan markas terkuat pasukan Belanda untuk berlindung dari serangan bajak laut dan penduduk pribumi Melayu. Kota ini juga dulunya dijadikan gudang penyimpanan biji timah dari pertambangan di Negeri Perak.
Kota Belanda ini juga dikenal sebagai Ducth Fort bagi wisatawan mancanegara yang bermaksud Benteng Belanda. Benteng ini dibangun untuk menumpuk persediaan biji timah yang kemudian perdagangannya dimonopoli oleh Belanda.
Benteng ini awalnya terbuat dari kayu. Kemudian diserang oleh panglima Melayu sebagai bentuk tentangan atas aktivitas monopoli yang dilakukan Belanda.
Kemudian, benteng ini, terutama bagian gudang direnovasi pada tahun 1743-1748 menggunakan batu bata dan dengan proteksi 9 meriam.
Pada catatan sejarah dikatakan bahwa benteng ini ditinggalkan oleh Belanda dan mereka membangun gudang biji timah baru di pinggir Sungai Perak pada tahun 1784.
Karena diabaikan, benteng ini jadi rusak dan kemudian dikonservasi kembali oleh pemerintah setempat dan dijadikan objek wisata.
Pasca konservasi, Kota Belanda ini dibuat semenarik mungkin tanpa menghilangkan esensi sejarah yang ada. Tempat ini disulap agar visitor friendly dengan menambahkan rumput hijau agar terlihat lebih segar, toko-toko souvenir dan café-café penjual minuman dan makanan ringan.

The Coral Bay

The Coral Bay adalah salah satu wisata pantai yang menjadi tarikan utama di Pulau Pangkor. Pantai ini disebut primadona karena menawarkan keindahan bawah laut yang unik.
Pantai dengan pasir putih dan ombak yang landai menjadikan tempat ini sesuai untuk wisata keluarga dan children friendly.
Keluarga yang berwisata ke The Coral Bay biasanya melakukan piknik dan berenang di laut. Di pantai ini kamu juga bermain water sport seperti parasailing dan jetski dengan harga yang terjangkau pula.

Pantai Pasir Bogak

Pantai Pasir Bogak adalah tarikan utama di Pulau Pangkor
Sumber: tripadvisor.com
Pantai Pasir Bogak adalah salah satu tempat terbaik untuk melihat sunset di Pulau Pangkor. Selain dapat menyaksikan sunset yang indah, kamu juga bisa bermain water sport seperti banana boat.
Pantai ini juga hidup ketika malam. Kamu bisa makan seafood di Pantai Teluk Nipah yang berhampiran dengan Pantai Pasir Bogak
Tidak hanya itu, kamu juga bisa melakukan petualangan bawah laut di pantai ini dengan mengambil paket Scuba Diving bagi kamu yang belum punya sertifikat diving lengkap dengan perlengkapan menyelam yang disediakan.
Di pantai ini kamu juga bisa berselancar angin, snorkeling dan memancing.
Pantai Pasir Bogak lebih hidup ketimbang Pantai Teluk Nipah yang masih menawarkan suasana perkampungannya. Jadi, jika ingin melihat langsung kehidupan orang lokal, kamu bisa menginap di Pantai Teluk Nipah.
Jika kamu ingin suasana yang hidup terutama di malam hari, maka Pantai Pantai Bogak adalah tempat terbaik untuk kamu bermalam.

Teluk Segadas

Teluk Segadas adalah lokasi camping terbaik di Pulau Pangkor
Teluk Segadas merupakan lokasi camping terbaik Pulau Pangkor. Banyak mahasiswa dari negeri lain bahkan orang lokal yang datang untuk bercamping ke sini. Teluk Segadas berada di dalam hutan lindung yang bisa dijangkau dengan trekking selama 30-45 menit dari Desa Teluk Gedung.
Atau kamu bisa menyewa boat nelayan untuk diantarkan ke lokasi. Bayarannya tidak bisa dipastikan. Kamu bisa nego sesuai dengan kesanggupan kamu membayar.
Dari lokasi camping, kamu dapat menikmati hamparan laut dengan gradasi warna biru dan hijau serta air yang bening. Namun, ada hal yang harus diperhatikan saat berkemah di lokasi yang bisa dibilang virgin beach ini.
Simpan baik barang-barang terutama bahan makanan karena di lokasi camping banyak monyet liar yang akan mengambil makanan kamu.
Sebaiknya jangan membawa barang berharga seperti perhiasan karena ada beberapa kejadian kecurian di lokasi camping.
Perhatikan juga cuaca saat bercamping, jangan paksakan untuk berkemah saat cuaca tidak mendukung karena sering terjadi angin kencang, hujan lebat dan petir di Teluk Segadas ini.

Kuil Kaliamman

Kuil yang dibangun oleh nelayan bangsa Tamil yang enetap di Pulau Pangkor
Sumber: Facebook Kuil Kaliamman Pulau Pangkor
Pada pertengahan abad ke-18, warga India datang ke Malaysia untuk bekerja di kebun karet. Saat itu, kebun karet banyak terdapat di Negeri Perak, salah satunya di dekat Sungai Kinta milik Tuan Kellie Smith.
Selain menjadi pekerja di kebun karet, banyak juga masyarakat Tamil ini yang menetap di Pulau Pangkor dan menjadi nelayan.
Nelayan Tamil yang ada di Pulau Pangkor ini kemudian membangun sebuah kuil pemujaan terhadap Dewi untuk melindungi mereka dari hantaman ombak.
Lokasi kuil ini sangat unik yaitu berhadapan langsung dengan laut. Semenjak dibangun kuil ini, nelayan Tamil mengaku mendapat tangkapan ikan yang berlimpah dan perumahan mereka yang berada di pesisir pantai senantiasa aman.
Kuil ini berlokasi di Desa Sungai Pinang Kecil Pulau Pangkor yang berjarak 1.7 km dari Jetty Pulau Pangkor. Kamu juga bisa berjalan kaki selama 20 menit sambil menikmati kehidupan sehari-hari masyarakat Pulau Pangkor.

Kuil Fu Lin Kong

Kuil Fu Lin Kong ini berlokasi di Desa Sungai Pinang besar tepat di kaki Bukit Pangkor. Kuil ini adalah kuil terbesar di Pulau Pangkor yang digunakan untuk ibadah oleh penganut ajaran Lao Tze.
Kuil ini sangat artistik dengan pintu gerbang yang unik. Ada banyak pintu masuk ke kuil ini yang cocok dijadikan spot berfoto. Pintu gerbang ini terbuat dari batu dan kayu.
Kuil Fu Ling Kong sangat menarik dikunjungi karena memiliki pemandangan yang sangat memukau dan banyak spot untuk berfoto. Di halaman kuil, ada kolam ikan dan kura-kura dengan jembatan kecil yang menjadi salah satu tarikan di kuil ini.
Ada juga replika Tembok Besar Cina mini yang buat kamu feeling serasa berada di negara Tirai Bambu. Di bagian rooftop kuil ini, terdapat 12 simbol zodiak Cina.
Di titik tertinggi kuil ini, kamu akan disuguhkan pemandangan laut yang indah dan atap rumah warna-warni. Yang terpenting adalah masuk ke kuil ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
Hanya saja di sini tidak disediakan parkir untuk mobil pribadi. Hanya ada parkir untuk angkot berwarna pink yang biasanya disewa pengunjung untuk city tour dan parkir untuk motor.

Penginapan Terbaik di Pulau Pangkor

Walau terbilang kecil, sebenarnya banyak juga penginapan yang ada di Pulau Pangkor yang bisa jadi pilihan kamu. Ada berbagai jenis penginapan mulai dari hotel bajet rendah, chalet, resort, hingga hotel berbintang dengan harga bervariasi juga.
Kebanyakan penginapan ini bisa kamu lihat di platform booking hotel secara online. Namun, ada juga penginapan orang lokal yang dipasarkan melalui Facebook atau Instagram.
Berikut adalah beberapa rekomendasi penginapan terbaik di Pulau Pangkor beserta estimasi room ratenya.

Penginapan di Sekitar Pantai Teluk Nipah:

1. Horizon Inn

Penginapan ini berlokasi di pinggir pantai Teluk Nipah. Kamu cukup berjalan 1 menit saja untuk sampai di tepi pantai. Hotel ini juga dekat Coral Bay yang bisa dicapai hanya 3 menit jalan kaki dan Teluk Ketapang.
Di sekitar hotel ini juga banyak ditemui warung makan. Hotel ini menawarkan kamar ber-AC, free wifi, toileteries dan ada balkon untuk kamar dengan seaview. Room rate berkisar Rp. 300.000,- hingga Rp. 500.000,- tergantung jenis kamar yang pilih.

2. Budget Beach Resort

Sesuai dengan namanya, Budget Beach Resort adalah salah satu pilihan resort dengan harga murah di Pulau Pangkor. Resort ini dekat dengan Pantai Teluk Nipah dan wisata Kuil Fu Lin Kong serta restoran seperti Nipah Deli Steamboat.
Kamar di reosrt ini ber-AC dan koneksi internet gratis. Resort ini juga menyediakan tempat penyewaan sepeda jika kamu ingin strolling around sore hari. Harga perkamar sekitar Rp. 280.000,- hingga Rp. 400.000,-/ malam.

3. Nipah Villa Bay

Penginapan ini hanya berjaran 150 meter saja dengan Pantai Teluk Nipah dan 400 meter dengan The Coral Bay. Salah satu hal yang menarik di penginapan ini adalah layanan BBQ di Sidewalk restoran.
Fasilitas lengkap dengan AC dan wifi gratis di seluruh area penginapan dengan room rate kisaran Rp. 400.000,- permalam.

4. Pangkor Palm Bay Resort

Dari Pangkor Palm Bay Resort, kamu bisa berjalan kaki ke Teluk Penyu yang hanya berjarak 1.3km. Penginapan ini juga menawarkan fasilitas lengkap termasuk free breakfast.
Ada berbagai jenis kamar di penginapan ini mulai dari standard room hingga chalet dengan harga Rp. 400.000,- hingga Rp. 520.000,- per malam.

Penginapan di Sekitar Pantai Pasir Bogak:

1. Uptown Beach Resort

Sekilas di lihat dari interiornya, resort ini memiliki perabotan yang sedikit klasik. Namun resort ini memiliki lobby yang sangat luas dan ada kolam ikan di dalamnya. Resort ini dengat dengan Teluk Nipah dan Teluk Penyu.
Harga yang ditawarkan per kamar per malam adalah Rp. 300.000,- hingga Rp. 400.000,-.

2. Puteri Bayu Beach Resort

Puteri Bayu Beach Resort adalah salah satu resort mewah di kawasan Pantai Bogak dengan harga Rp. 600.000,- hingga Rp. 1.200.000,- per malam. Resort ini memiliki kolam renang yang menghadap langsung ke Pantai Bogak.
Kawasan resort ini juga cukup luas dan sangat cocok untuk penginapan keluarga. Ada juga cafe-cafe dan tempat santai dengan pemandangan laut yang menakjubkan.

3. Pangkor Sandy Beach Resort

Pangkor Sandy Beach Resort menawarkan berbagai fasilitas sepeti kolam renang outdoor, kamar yang nyaman, fasilitas BBQ dan juga paket water sport seperti snorkeling, diving dan memancing.
Harga kamar per malam dikisar Rp. 780.000,- hingga Rp. 1.500.000,- saat peak season. Resort ini juga menjual pemandangan laut yang indah karena lokasinya tepat di tepi pantai.
0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like