Selain hard skill, ternyata soft skill juga dibutuhkan untuk meningkatkan karir kamu lho dan ini sudah dibuktikan oleh banyak penelitian.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Global Human Capital Trends Deloitte melaporkan bahwa lebih dari 90% perusahaan merekrut karyawan yang memiliki soft skill yang mumpuni. Nah, jadi bisa disimpulkan bahwa saat ini, untuk melamar kerja, hard skill saja tidak cukup. Kamu harus mengasah soft skill kamu juga untuk menunjang karir kamu.

ada 7 soft skill yang diperlukan untuk meningkatkan karir kamu ke jenjang yang lebih tinggi

Survei lain yang dilakukan National Association of Colleges and Employees (NACE) menemukan bahwa 80,9% perusahaan mencari karyawan dengan keterampilan pemecahan masalah dan 78,7% menginginkan karyawan dengan kemampuan untuk bekerja dalam tim. Hanya 59,6% perusahaan yang mencari karyawan dengan kemampuan teknis dan 55,1% lainnya menginginkan karyawan dengan keterampilan komputer. Artinya, kamu butuh lebih dari sekedar spesialisasi untuk sukses. Kesuksesan kamu juga harus didukung oleh soft skill yang apik.

Mengenal Soft Skill dan Manfaatnya

Soft skill dapat dikategorikan sebagai kombinasi dari kepribadian, perilaku dan sikap sosial yang mendorong seseorang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu berkolaborasi dan dapat mengelola konflik dengan bijak.

Orang yang memiliki soft skill yang baik cenderung cerdas secara emosional dan mampu membaca keadaan sehingga orang tersebut mampu menavigasi lingkungan kerja agar tetap stabil. Nah, tidak heran kan kalau perusahaan memprioritaskan karyawan dengan soft skill tinggi.

Soft skill juga sangat diperlukan oleh seorang pemimpin perusahaan di mana pemimpin akan mengatur setiap karyawan yang berada di bawah naungannya. Tentu akan sulit mengatur banyak orang menggunakan hard skill karena untuk urusan menjaga hubungan dengan manusia yang dibutuhkan adalah soft skill.

Lantas apa sih manfaatnya? Di tempat kerja, soft skill akan membantu kamu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru atau perubahan yang terjadi di sekitar kamu. Kamu juga akan lebih mudah berkomunikasi dengan rekan kerja dan atasan kamu serta mampu berkolaborasi dengan sesama. Kamu juga mampu mengemban tugas yang lebih berat karena kamu suka dengan tantangan baru yang bisa menggali potensi diri kamu.

Oleh itu, wajar saja manajer perekrutan perusahaan memastikan dan menggali soft skill calon karyawan baru melalui wawancara kerja.

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill

Soft skill adalah atribut yang dimiliki oleh seseorang yang terkait dengan cara orang tersebut berinteraksi dengan orang lian. Hard skill adalah spesialisasi atau kualifikasi yang dimiliki oleh seseorang berdasarkan posisi pekerjaan yang digelutinya.

Contoh hard skill misalnya, jika kamu seorang web developer, maka kamu punya keahlian dalam membangun sebuah web, mendesainnya sesuai dengan keinginan klien dan memastikan sekuritas web yang kamu buat. Hard skill dapat diukur menggunakan instrumen tertentu, dapat diuji dan dikembangkan melalui materi yang diajarkan. Berbeda dengan hard skill, soft skill hanya dapat diukur melalui pengamatan yang dilakukan oleh observer.

Soft skill terfokus pada pembentukan emosional, sedangkan hard skill fokus pada hal yang bersifat teknis. Soft skill diperlukan untuk semua bidang pekerjaan dan cenderung sulit dipelajari (kecuali dengan latihan yang bersifat realtime), sedangkan hard skill hanya dibutuhkan untuk sektor tertentu dan dapat dipelajari melalui pelatihan yang disediakan.

Soft skill dibutuhkan untuk menunjang karir, sedangkan hard skill sering kali digunakan sebagai syarat minimum dalam melamar pekerjaan.

Kedua keterampilan ini harus seimbang untuk meningkatkan perfoma kerja kamu, berinteraksi dengan kolega dan menunjang kesuksesan karir seperti yang kamu harapkan.

salah satu manfaat soft skill adalah menjadikan kmau pribadi yang lebih tangguh

7 Soft Skill yang Dibutuhkan untuk Meningkatkan Karir

Berikut 7 soft skill yang harus kamu kuasai untuk menunjang kenaikan karir kamu ke jenjang yang lebih tinggi.

Keterampilan Kepemimpinan

Perusahaan menginginkan karyawan yang dapat mengawasi dan mengarahkan pekerja lain sesuai dengan garis koordinasi yang sudah ditetapkan. Dalam sebuah tim tentu ada pemimpin yang harus bisa menilai, mendorong, memotivasi dan mendisiplinkan anggota tim yang lainnya. Pemimpin juga harus bisa mengakomodasi kebutuhan anggota tim.

Kerjasama Tim

Untuk meningkatkan karir, kamu harus mampu bekerja sama dengan karyawan yang lain baik dari tim yang sama atau dari divisi dan depertemen yang berbeda. Hal ini harus dilakukan untuk mencapai visi misi perusahaan bersama-sama dan diperlukan untuk terlibat dalam kolaborasi yang produktif.

Keterampilan Komunikasi

Komunikasi adalah kunci dalam meningkatkan karir kamu. Oleh sebab itu, kamu perlu memperhatikan dan melatih soft skill komunikasi kamu agar bisa menyampaikan informasi dengan ringkas. Kamu harus menguasai komunikasi verbal dan nonverbal untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.

Keterampilan Memecahkan Masalah

Keterampilan memecahkan masalah adalah soft skill yang diperlukan saat terjadi masalah di tempat kerja. Jika kamu memiliki kemampuan ini, kamu akan bisa memberikan solusi terbaik untuk menyelesaikan isu yang sedang perusahaan hadapi walau dalam keadaan yang mendesak sekalipun.

Etika Kerja

Soft skill lainnya untuk meningkatkan karir adalah etika kerja. Etika kerja bisa dikaitkan dengan kedisplinan kamu dalam bekerja seperti masuk tepat waktu, mengerjakan tugas sebaik mungkin sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan dan menjunjung tinggi nilai moral perusahaan.

Fleksibel

Saat ini, perubahan terjadi sangat cepat. Nah, kamu butuh soft skill ini agar mampu bersaing dengan kompetitor. Kamu juga harus adaptif dengan perubahan-perubahan yang terjdi. Kamu harus mampu mengubah kemudi mengikuti arah angin. 

Keterampilan Interpersonal

Keterampilan interpersonal adalah soft skill untuk meningkatkan karir yang paling penting. Kamu harus mampu menjaga hubungan baik dengan kolega, menghormati perbedaan pendapat, berempati, dan menjaga kepercayaan tim.

Nah, itu lah 7 soft skill yang kamu butuhkan untuk meningkatkan karir kamu. Kamu bisa melatihnya melalui situasi-situasi yang kamu hadapi secara langsung. Kamu juga harus menyeimbangkan soft skill dan hard skill untuk mencapai puncak karir seperti yang sudah kamu targetkan.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like