Beberapa bulan lalu aku dan adik escape dari kantor dan jalan-jalan ke Taiping Malaysia. Taiping ini adalah salah satu kota di Negeri Perak Malaysia yang berjarak 270 km dari Kuala Lumpur dengan jarak tempuh lebih dari 3 jam. Taiping adalah kota kedua terbesar di Perak setelah Ipoh. Awalnya cuma mau one day trip aja di sana untuk wisata kuliner. Tapi akhirnya berujung 2 hari karena kota hujan ini menarik untuk dieskplor.

Kenapa Taiping disebut kota hujan? Yah, inilah Bogornya Malaysia. Taiping adalah kota dengan curah hujan paling tinggi dan bakal hujan setiap hari; gerimis atau hujan lebat sekalian. Orang Malaysia menyebut Taiping ini daerah paling basah dan dingin banget karena emang secara geografis Taiping bisa dibilang dataran tinggi.

Jalan-jalan di Malaysia ternyata gak cuma ke Menara Kembar aja lho. Ada lagi tempat menarik yang bisa di kunjungi, salah satunya adalah wisata-wisata di Negeri Perak Malaysia. Di Ipoh, contohnya, ada Kellie’s Castle, istana yang gak rampung milik Pak Kellie yang unik banget. Di Taiping pun ada tempat wisata yang gak kalah menariknya untuk dikunjungi.

LONG JOURNEY BATAM-JOHOR-KUALA LUMPUR-IPOH
Aku berangkat dari Pelabuhan Batam Center ke Puteri Harbour Johor Bahru jam 16.30 dan sampai di Johor Bahru sekitar jam 8 malam. Udah gitu aku naik grab menuju bandara untuk penerbangan ke Kuala Lumpur. Syukur aku dapat tiket pesawat murah yang kurang lebih seharga tiket bus. Ya, mending eykeu naik pesawat ya kan. 
Penerbanganku ke KL jam 10.30 malam. Jadi, aku ngemper dulu guys di bandara sambil makan Ke-ep-ci. Sampai di KLIA2, aku dijemput adikku. Kupikir bakal istirahat dulu di KL 1 malam, eh ternyata langsung nembak ke Ipoh dan nginap di sana. Udah kebayang rebahan di kasur ternyata masih harus lanjutin perjalanan 4 jam. Muka udah gak perlu dibilang lagi lah gimana bentuknya, udah gak mirip manusia lagi, kusem banget. ^^
Sampai di hotel, pengen langsung tidur. Tapi mengingat, membersihkan muka dan pakai pelembab sebelum tidur adalah bentuk self-care yang wajib bagi aku, jadilah aku tertatih-tatih ke kamar mandi untuk bersih-bersih. Baru deh bisa bobok cantik. 
THE NEXT DAY…
Sebelum ke Taiping, kami wisata kuliner dulu di Ipoh. Blogpost tentang berburu kuliner ini akan aku bahas terpisah ya karena banyak banget kejadian lucu dan menegangkan yang bisa diceritain. 
Setelah makan di beberapa tempat dan cobain makanan khas, kami pun berangkat ke Taiping. Sampai di Taiping tuh udah siang. Rencana mau wisata ke Bukit Larut tapi ternyata tiketnya sold out. Jadi mau gak mau ya harus tunggu besoknya. 
Jadi kami putusin untuk cari penginapan. Adikku ngajakin nginap di tempat yang kayak back to nature gitu. Oke, deal! Sesekali rasain pengalaman yang beda. Biasanya kan kalau liburan nginap di hotel terus. Jadi, gak apa-apa lah kali ini ngerasain nginap di kemah, pikirku. 

SEKILAS TENTANG ATV ADVENTURE PARK LARUT

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat
Foto-foto asik di depan Maxwell Bus

ATV Adventure Park larut ini awalnya adalah tempat permainan ATV yang kemudian disulap jadi penginapan yang unik. Tempat menginapnya berkonsep Back to Nature jadi memang sederhana banget.
Ada beberapa tipe kamar yang ditawarkan penginapan ini, mulai dari chalet, glamping, dan bus. Bus ini dulunya adalah bus sekolah properti syuting film tahun 80an. Yang aku tau pemilik penginapan ini pernah jadi produsen atau sutradara film gitu. Bus ini dijadikan kamar. Jadi, menginap di sini serasa kayak nginap di karavan gitu. masing-masing kamar ada namanya sendiri seperti bus salah satu contohnya dikasih nama Maxwell Bus.
Untuk chalet dan bus adalah kamar untuk 2 orang. Sedangkan glamping itu bisa untuk 4 orang dan lebih luas juga. Dari tiga jenis kamar ini, Maxwell Bus adalah yang paling popular sampai tamu harus pre-book jauh-jauh hari untuk nginap di sini. Syukur hari itu kami bisa booking on the spot karena lagi gak rame dan bukan musim liburan juga.
Tadinya adikku mau yang di chalet aja karena kalau siang di dalam bus tuh panas. Tapi akunya mau di bus. Biar ada nuansa kayak liburan di karavan gitu. Akhirnya adik aku setuju-setuju aja walau sempat membebel karena panas siang itu. 
Ohya, nginap di sini serasa kayak balik kampung lah. Gak ada AC, cuma ada kipas angin. yah gak perlu AC, soalnya kalau malam udah dipastikan akan dingin banget di sini tuh. kamar mandinya juga di luar. Ini konsepnya outdoor gitu. Jadi kebayang tengah-tengah malam kalau mau ke toilet gimana kan ya! ^^

HANYA ADA 3 PILIHAN AKOMODASI

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Menariknya di sini tuh cuma ada 3 pilihan akomodasi yang disediakan. Jadi kalau kamu mau merasakan sensasi menginap di sini ya harus booking dulu awal-awal kalau mau liburan di peak season. Tapi, kalau mau liburannya pas lagi gak musim liburan ya booking on the spot juga bisa. Gak cuma orang lokal, orang luar negeri pun pernah menginap di sini.

Nah, 3 pilihan akomodasi ini berbeda bentuk dan ukuran. Harganya juga beda-beda. Sini aku kasih tau satu-satu.

Chalet

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Chalet yang bernama Speedy Hut ini adalah yang paling kecil unitnya dibandingkan dengan 2 lainnya. Chalet ini muat untuk 2 orang aja. Bisa sih bertiga, tapi ya sempit-sempitan. Kamarnya juga gak terlalu tinggi, jadi harus agak nunduk kalau mau masuk ke dalam.

Walau sempit kayak gini, di chalet ini ada gazebo tempat santai yang luas di belakangnya dan dikelilingi pohon bambu, ada hammocknya juga. Nice banget lah. Di sini kamu juga bisa bakar api unggun mini untuk menghangatkan sambil bakar-bakar sosis atau makaroni. Hmmm, berasa kayak camping gitu.

Tinggal minta aja perkakas sama ownernya, pasti dikasih. Mau minta tikar untuk baring di gazebo pun boleh. Asik banget pokoknya. Ownernya cincai banget.

Tapiiii… Gak enaknya tuh di sinilah ancaman digigit pacat bersumber. Kami foto-foto bentar aja, udah ada satu nempel di kaki aku dan adikku.

Ohya, harga sewa Chalet ini cuma RM150 (sekitar Rp.520.000,-) untuk 2 orang.

Maxwell Bus

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Kayak yang udah dibahas dikit di atas, bus ini disulap jadi karavan ala-ala. Bus ini sedikit lebih luas dari chalet. masih ada space untuk solat atau nambah extra bed. Di bagian depan bus ini nanti akan dibangun bathup outdoor. Tapi ya itu masih dalam tahap pembangunan.

Di bus ini juga ada tempat santai yang menghadap ke kebun. Di samping bus ini ada pohon besar yang dihias lampu sampai ke atasnya. Ada 2 kursi di depan bus untuk bersantai. Bagus banget untuk foto-foto apalagi kalau malam. Banyak lampunya. Eh, interiornya juga didesain segala rupa untuk jadi lebih menarik untuk bergambar.

Harga sewa Maxwell Bus juga sama dengan Chalet yaitu RM150 (Rp. 520.000,-). Cuma ya kalau mau nginap di bus harus di booking jauh-jauh hari, karena Maxwell ini jadi primadona penginapan ini. Antri lho sis. Bahkan ada yang ngantri sampe sebulan untuk bisa nginap di bus ini. Uwooow!

Glamping

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Nah, ini dia yang paling besar yang muat untuk 4 orang dan bisa nambah lagi 2-3 extra bed. ^^ Glamping ini namanya The Raintree. Akomodasi ini adalah tenda besar warna putih ala-ala Indian Tent gitu. Cuma ya bentuk alasnya petak, gak bulat. ^^ (penting ya sis dijelasin gitu?).

Glamping ini letaknya di parkiran. Ada juga gazebo di depannya yang ada hammock untuk bersantai malam-malam. Biasanya orang-orang pada ngumpul di gazebo ini karena gazebonya lumayan besar sambil ngobrol dan ngopi bareng.

Harga sewa The Raintree ini adalah RM 299 (sekitar Rp. 1.000.000,-) untuk 2 orang dan RM 399 (sekitar Rp. 1.400.000,-) untuk 4 orang. Ya wajar mahal karena Glamping ini lumayan besar. Glamping ini lebih diminati untuk staycation keluarga yang bawa 2 atau 3 anak. Gitchuuuu!

FASILTAS YANG DISEDIAKAN

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Karena konsepnya back to nature tadi, tentu fasilitas yang disediakan si ATV Larut Park Adventure ini jauh dari hotel berbintang pada umumnya. Mereka lebih mengedepankan konsep kekeluargaan di mana tamu bakal diajak ngumpul bareng sambil makan makanan ringan kayak girengan dan keropok lekor dan ngeteh bareng. Semuanya free, gak perlu bayar.

Selain itu, fasilitas lain yang disediakan adalah sebagai berikut:

  • Kipas angin. Gak ada AC yan, guys!
  • Shared bathroom
  • Amenities kayak perkakas mandi dan handuk
  • Diskon harga main ATV
  • Tea and Coffee
  • Sarapan pagi
  • Staf yang super friendly
Sangking ramahnya staf di sini, makan malam kami pun free. ^^ Jadi awalnya kami pesan burger gitu untuk makan malam terus didelivey ke kamar. Pas mau bayar mereka gak mau, katanya “Tak pe, kitorang belanja” meaning that mereka yang traktirin. Weh, rezeki jangan ditolak. ^^
Oh ya, gak ada TV di sini. Jadi, kalau lagi senggang, mending keluar dan ngobrol bareng sama staf di sini. Kamu bakal dapat banyak cerita tentang sejarah Malaysia dan serba serbi tentang berdirinya ATV Adventure Park Larut ini yang dibangun pelan-pelan dari tahun 2010. Kamu bakal dapat banyak insight dari orang-orang di sini. 

DISKON MAIN ATV 

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

Untuk tamu yang menginap di ATV Adventure Park Larut ini ada diskon untuk main ATV. Paket yang ditawarkan juga beda-beda; funride dan offroad. Funride ini medannya gak terlalu terjal. Ya, cuma muter-muter di area penginapan aja. Besaran diskonnya itu nanti tanya langsung aja ke orangnya yes! Nego-nego aja lah. Cincai itu!

Nah, kalau yang offroad ini kita bakal diajak naik masuk gunung dengan medan yang lebih ngeri naik turun, terjal dan licin. Apalagi Taiping kan selalunya diguyur hujan pas sore. Jadi, ATV-an pas hujan, masuk hutan pulak, itu emang petualangan yang hakiki!

Jangan khawatir kalau gak bisa nyetir sendiri. Ada paket Ride with Guide yang bisa jadi pilihan. Jadi, kamu bakal aman didampingi sama abang-abang yang udah pro banget sama ATV ini. Yang pasti, harga ya juga beda dikit lah. Ah, aku kan jadi pengen didampingi kamu hidup dan mati, #eh ini apa gimana kok tetiba jadi bucin.

Nanti, aku bakal tulis lagi kisah seru aku main ATV di sini di blogpost terpisah ya! Aku sih bareng adik aku. Dia yang nyetir. Jadi aku aman lah. Kalau harap aku yang nyetirin mah sampe lebaran monyet eykeu gak akan berani ^^. Cemen? Iya. Sama cemennya saat aku tak berani mencintaimu. Apaan siiiiiihhh??

Sensasi Menginap di ATV Adventure Park Larut: Back to Nature dan Digigit Pacat

HOW TO GET THERE…

Mupeng mau ke sana? Nih aku kasih tau cara untuk bisa sampai di sana mulai dari naik public transport sampai ke naik kendaraan pribadi yes! Dan ini center point nya aku set di Kuala Lumpur aja ya.

1. Naik Bus

Dari Kuala Lumpur, kamu bisa naik bus di TBS (Terminal Bersepadu Selatan) menuju Taiping dan nanti akan diturunkan di Simpang Taiping atau Terminal Bus Kamunting. Jadi, pastikan dulu di kaunter pembelian tiket, bus yang akan kamu naiki bakal dropoff di mana.

Harga tiket bus mulai dari RM25 (Rp. 86.000,-) hingga RM40 (Rp. 130.000,-) dan akan berangkat 1 jam sekali (cmiiw ya). Untuk jarak tempuhnya diperkirakan 4 jam melalui jalan tol. Kamu bisa booking tiket bus via web Easybook atau langsung beli on the spot di kaunternya.

Dari dropoff point, kamu bisa naik grab dengan harga RM7-9 (Rp. 30.000,-) menuju lokasi yang cuma berjarak 7km aja. Deket ya!

2. Naik ETS

ETS adalah kereta api elektrik yang jadi pilihan banyak orang lokal untuk bepergian atau untuk pulang ke kamppung halaman. Emang agak pricey, tapi naik ETS ini lumayan cepat. Cuma 3 jam aja untuk sampai Taiping dengan ETS Platinum.

Ada juga ETS Gold yang waktu tempuhnya 3 jam 40 menit dengan harga yang agak lebih murah dari Platinum sih. Untuk booking tiket ETS juga bisa melalui Easybook, ktmb.com.my, atau beli langsung di kaunter di KL Sentral. Ohya, harga tiket ETS Platinum sekitar RM62 (Rp. 210.000,-) dan ETS Gold RM47 (Rp. 160.000,-). Dari stasiun kereta api Taiping, kamu bisa naik grab deh ke lokasi penginapan.

3. Kendaraan pribadi

Kalau kamu punya kenalan atau keluarga di Malaysia, kamu bisa berangkat menggunakan kendaraan priibadi. Kamu pun bisa menyewa mobil dengan harga kira-kira Rp. 400.000,- hingga Rp. 700.000,- per hari. Sewa mobil lebih untung kalau kamu pergi bareng-bareng satu group sama teman atau keluarga kamu. Jadi, bisa jauh lebih hemat.

Nah, in case kamu jalan-jalan ke Negeri Perak, Malaysia, boleh lah mampir untuk sekedar merasakan sensasi menginap di ATV Adventure Park Larut ini. Ohya, untuk booking kamarnya sendiri bisa melalui nomor WhatsApp yang ada di banner di atas ya!! 

0 Shares:
0 comments
  1. wuah kok keren gitu yak.. dari tulisanmu itu bikin mupeng jas.. foto-fotonya pun.. tapi kamu kok gak sama gandengan soulmate mu sih? wah tak terukir dg kata-kata itu kalo kesampean bisa jalan ke sono lagi sama kekasih hati.. aih kenapa komennya melenceng gini yak… wakaka dah ah drpd menjurus-jurus lagi ke lain-lain hal.. di getok ama sticker ntar daku..

  2. Bener-bener liburan natural banget ya Mbak? Sampai AC dan TV pun gak ada. Btw 3 penginapanannya ini unik deh, apalagi yang glamping itu. Tapi rasanya seru juga nih kalau bisa nginap di bus walau hanya ditemani kipas angin, hehe.

  3. Adventure Parknya oke banget ini dan kebetulan ada planning mau ke Kuala Lumpur, kayaknya mau ah coba menginap di sini. Tempatnya bakal bikin aku betah itu kayaknya dan bisa langsung ke Ipoh juga ya setelahnya?

  4. Asik juga nih konsepnya, kalau di Indonesia masih agak kurang banyak ya yang kayak gini, padahal bisa banget dibikin di daerah-daerah yang dekat dengan hutan.

    Pacat itu apa ya mbak? Apa semacam lintah?

  5. Buset nyampe sebulan antrinya, apakah tida keburu tida sabar wkwkw :3 aku malah baru tai ada konsep kayagini beneran dlm bus, kaya film into the wild. Tp kalau aku prefer glamping aja deh, seru bareng temen sepertinya

  6. Amazing banget bisa menginap di tempat yang benar-benar kembali ke alam Apalagi ditambah pegawainya yang ramah pasti lebih betah menginap di sana ya mbak

  7. Selalu suka mampir ke blog Mbak Jasmi. Setelah kemarin ke Vietnam, sekarang ke Malaysia. Dan ternyata ada juga kota hujan di Malasysia ya, Mbak. Itu bagaimana caranya agar cuian kering ya, Mbak hahaha.
    Seru dan unik menginap dalam bus. Pastinya ada sensasi berbeda. Saya itu kepingin bunga karavan atau mini van yang disulap. Jadi bisa menjelajah nusantara naik minivan itu hehehe.

  8. Aku suka konsepnya nih mba, jadi dia memanfaatkan mobil ga kepake kan, daripada teronggok jadi rongsokan mending dimanfaatkan, malah jadi penginapan antimainstream ya, sensasinya beda. Anw mba nya rajiin, aku kalo traveling skincare mesti bablas T.T

  9. Meski belum pernah nginep di ATV Adventure Park Larut, setelah baca cerita kak jasmi ini dari pucuk atas sampai pucuk bawah kok rasanya kayak kebawa suasananya ya. Jadi pengen nyobain kesanaV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like