Membaca judul di atas, kamu tentu bertanya-tanya bagaimana mungkin mengembangkan dana di mulai dengan angka yang sangat kecil yaitu Rp. 100.000,- saja. Kita akan bahas sama-sama.

Apakah kamu tau P2P (Peer to Peer) Lending? Atau kamu sudah sangat familiar dengan istilah ini? Atau bahkan sudah mulai terjun untuk mengembangkan dana dengan P2P Lending?

Sebenarnya aku sudah tau sejak lama tentang P2P lending ini. Hanya saja belum terjun langsung untuk mencobanya. Teman-teman di WhatsApp Group sempat beberapa kali membahas tentang mengembangkan dana melalui P2P Lending. Tidak heran bahasan di group seperti ini, karena mereka juga terlibat aktif dalam investasi dan pengembangan dana melalui P2P Lending. Dan sekarang aku sudah mulai menjadi lender di P2P lending. Yippie..

P2P Lending adalah penyelenggara proses pinjam meninjam dana yang dilakukan secara digital

Apa itu P2P Lending?

Sebelum membahas lebih lanjut tentang mengembangkan dana dengan hanya Rp. 100.000,- saja, kita lihat dulu apa dan bagaimana cara kerja P2P Lending.

P2P Lending adalah penanganan pinjam-meminjam dana antara peminjam (borrower) dengan pemberi pinjaman (lender) yang mana perjanjiannya dilakukan secara digital. Sederhananya, P2P Lending adalah penyelenggaraan pertemuan antara pemilik modal dan peminjam modal yang difasilitasi oleh perusahaan keuangan digital yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Untuk lebih mudah dipahami, mari lihat ilustrasi berikut.

Bapak Andri memiliki dana yang akan dikembangkan dengan cara memberi pinjaman kepada peminjam yang sedang membutuhkan dana untuk mengembangkan bisnisnya. Ibu Endang adalah seorang pelaku UMKM yang ingin memperluas usaha frozen foodnya membutuhkan sejumlah modal untuk membuka cabang baru dan biaya pemasaran. Oleh itu, Ibu Endang menggunakan P2P Lending untuk mencari dana dengan jaminan tertentu.
Dalam hal ini, melalui salah satu platform P2P lending, Ibu Endang (sebagai peminjam dana) bertemu dengan Bapak Andri (pemberi dana) dan melakukan perjanjian pinjam-meminjam secara digital.

Lantas, bagaimana cara Bapak Andri menerima uangnya kembali? Sebagai pemberi pinjaman, Bapak Andri akan menerima setoran bulanan beserta bunga yang telah disepakati dengan peminjam dana. Oleh itu, menjadi pemberi pinjaman akan menerima imbal hasil dari jumlah pendanaan yang dilakukan dengan tenor tertentu.

Ibu Endang menerima sejumlah uang pinjaman dari lender yang bertanggungjawab membayar pinjamnannya berikut bunga yang telah disepakati. Tentu Ibu Endang harus memenuhi kriteria tertentu agar pengajuan peminjaman dana diloloskan. Kriteria ini dinilai dari dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan serta agunan yang ditawarkan.

Sampai sini, sudah paham kan?

Mengembangkan Dana melalui P2P Lending Akseleran

lender adalah pemberi pinjaman dan borrower adalah peminjam dana
Source: Akseleran

Setelah membahas panjang lebar tentang P2P Lending, maka aku memutuskan untuk mencoba mengembangkan dana melalui Akseleran. Akseleran adalah salah satu wadah di Indonesia yang mewujudkan terjadinya perjumpaan antara lender dan borrower yang umumnya adalah pelaku UMKM yang ingin mengembangkan bisnisnya. Akseleran tentu sangat membantu mereka yang sedang membutuhkan dana untuk terus bisa memantapkan usahanya.

Akseleran telah resmi mendapat izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Akseleran juga sudah mengantongi sertifikat ISO27001 full scope yang sangat concern dalam melindungi konsumen. Mengembangkan dana melalui Akseleran bisa dikatakan aman dengan resiko yang dapat diminimalisir, di mana Akseleran benar-benar mengawasi borrower dengan proses verifikasi yang ketat agar tidak terjadi default atau gagal bayar.

Hal ini dibuktikan dengan TKB (Tingkat Keberhasilan) Akseleran adalah TKB90, berada di angka 96,18% per 31 Maret 2020. TKB adalah alat ukur keberhasilan Akseleran dalam menyelesaikan kredit macet/bermasalah oleh borrower dalam jangka waktu hingga 90 hari terhitung sejak jatuh tempo.

Selanjutnya, dengan Akseleran, Lender bisa mendapatkan imbal hasil hingga 21% per tahunnya. Bunga 21% tentu sangat kompetitif dibandingkan dengan investasi lainnya seperti deposito bank yang hanya memberikan bunga sekitar 8% saja.

Mari kita tempatkan diri kita sebagai Bapak Andri yang memberi pinjaman kepada Ibu Endang. Kita punya dana Rp. 1.000.000,- untuk dipinjamkan dengan tenor 6 bulan. Katakanlah bunga yang disepakati adalah 18%. Maka, setelah 6 bulan, uang kita akan berkembang dari Rp. 1.000.000,- menjadi Rp. 1.180.000,-.

Menarik!

Tapi saya tidak punya uang sebanyak itu, lantas bagaimana?

Menariknya lagi, mengembangkan dana melalui Akseleran bisa dimulai dari jumlah yang sangat kecil yaitu Rp. 100.000,- saja. Nominal kecil ini sangat sesuai untuk mereka yang baru terjun mengembangkan dana dengan P2P Lending seperti aku.

Rp. 100.000,- masih terasa berat juga? Kamu bisa menggunakan kode referral yang memungkinkan kamu untuk mendapat saldo Rp.100.000,- untuk memulai pendanaan kepada borrower di platform Akseleran. Jadi, intinya, jika kamu baru mau bergabung dengan Akseleran, kamu tidak perlu mengeluarkan uang sendiri, kamu bisa mendapatkan saldo gratis untuk dikembangkan sebesar Rp. 100.000,- melalui kode referral. Tertarik?

Lantas bagaimana cara mendapat kode referral dan uang pendanaan Rp. 100.000,- itu? Simak cara mendaftar Akseleran di bawah ini.

Cara Mendaftar dan Mengembangkan Dana dengan Aman Melalui Akseleran

dapatkan info lebih lanjut di website akseleran
Kabar baiknya adalah kamu dapat mengunduh aplikasi Akseleran di Google Playstore (bagi pengguna Android) atau Apple Apps Store (bagi pengguna iOS). Sebelum mendaftar, unduh dulu aplikasinya, atau kamu juga bisa mendaftar via web Akseleran. Siapkan juga data diri seperti KTP, NPWP, Nomor Rekening Bank, aplikasi PrivyID (untuk tanda tangan perjanjian secara digital).

NB: daftarkan dulu tanda tagan digital kamu di Privy ID sebelum melakukan registrasi di Akseleran. Gunakan juga kode referral untuk mengaktifkan saldo gratis.

1. Buka aplikasi Akseleran, klik daftar
2. Masukkan email dan Password, centang persetujuan kebijakan privasi, dan selesaikan tahap verifikasi.
3. Masukkan kode referral AKSLJASMI370217 untuk mendapatkan saldo gratis Rp. 100.000,-
4. Verifikasi akun: masukkan email dan nomor handphone yang aktif.
5. Verifikasi email dengan cara klik tautan verifikasi yang dikirimkan ke kotak masuk email.
6. Verifikasi nomor handphone dengan cara memasukkan nomor OTP yang dikirimkan ke nomor handphone yang didaftarkan.
7. Pilih preferensi sebagai lender dan pilih tipe perorangan
8. Isi data diri dengan lengkap dan benar
9. Lakukan tandatangan perjanjian secara digital
10. Terima notifikasi di email
11. Jika sudah mendapat notifikasi 100%, maka proses registrasi dinyatakan BERHASIL.

Setelah berhasil, kamu sudah bbisa memulai mengembangkan dana dengan saldo Rp. 100.000,- yang kamu dapatkan dari kode referral yang kamu masukkan. Pastikan mempelajari tenor, bunga efektif, agunan dan frekuensi angsuran bunga sebelum memberi pinjaman kepada borrower.

Menarik bukan?

Selamat mengembangkan dana dengan Akseleran.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like