Dalam keseharian seseorang harus mempelajari berbagai macam hal termasuk dalam masalah investasi. Seorang investor harus benar-benar mempelajari instrumen investasi yang akan digunakan dan tidak secara asal saat melakukan investasi. Bagi kamu yang ingin membeli produk reksadana sebaiknya pelajari hal-hal di dalamnya terlebih dahulu.

hal-hal dan cara investasi reksadana yang harus diketahui oleh pemula
Image: https://www.pexels.com/id-id/foto/kaca-pembesar-di-atas-dokumen-6801648/

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui langkah apa yang tepat untuk diambil dan strategi apa yang paling sesuai untuk diterapkan. Mempelajari hal-hal yang ada di dalam sebuah instrumen merupakan cara investasi reksadana yang paling dasar untuk memaksimalkan keuntungan. Oleh karenanya kamu perlu mempelajari banyak hal melalui penjelasan berikut.

Hal-hal yang Harus Dipahami Sebelum Membeli Produk Reksadana

Memahami beberapa hal dasar pada instrumen investasi merupakan cara investasi reksadana yang paling utama dan harus dilakukan. Jadi, jangan lewatkan pembahasan kali ini supaya kamu bisa melakukan investasi reksadana dengan strategi dan cara yang tepat. Berikut hal-hal yang harus dipahami sebelum membeli produk reksadana jenis apa pun.

Cara investasi reksana perlu dipelajari agar bisa menyesuaikan dengan profil resiko investor
Image: https://www.pexels.com/id-id/foto/kolega-melihat-lembar-survei-3183153/

Istilah dalam Reksadana

Sebelum membahas hal-hal penting lainnya di dalam reksadana, ada baiknya jika kamu memahami istilah-istilah yang sering digunakan pada reksadana, berikut di antaranya:

  • Manajer investasi adalah sebuah badan hukum yang bertugas mengelola dana investasi yang disetorkan oleh investor.
  • Portofolio efek adalah kumpulan unit penyertaan (UP) reksadana yang dipilih investor.
  • Prospektus adalah profil perusahaan manajer investasi reksadana dan laporan keuangan tahunan yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan ketika memilih manajer investasi yang tepat.
  • NAB adalah total uang yang dikelola dalam sebuah reksadana yang umumnya mencakup saham, kas, obligasi, dan deposito.
  • NAB/UP adalah harga aktiva per unit penyertaan pada produk reksadana.
  • Bank Kustodian adalah sebuah lembaga keuangan yang bertugas sebagai administrator, pengawas, serta menjaga dana investasi.

Profil Risiko

Ada tiga jenis profil risiko investor, profil risiko berguna sebagai acuan dalam menentukan jenis reksadana yang tepat. Berikut penjelasan mengenai ketiga jenis profil risiko tersebut:

  • Tipe konservatif adalah investor yang lebih memilih jenis investasi rendah risiko karena belum siap menghadapi kerugian besar.
  • Tipe moderat adalah investor dengan profil risiko menengah yang ingin mendapatkan keuntungan besar namun tidak ingin menanggung risiko yang terlalu tinggi.
  • Tipe agresif adalah investor yang selalu siap menghadapi hal apa pun, mereka tidak keberatan menanggung risiko investasi yang tinggi.

Mengetahui profil risiko diri sendiri merupakan salah satu cara investasi reksadana yang paling utama. Dengan mengenali profil risiko diri sendiri kamu bisa menentukan jenis reksadana apa yang cocok untukmu.

Kenali Jenis-jenis Reksadana

Selanjutnya kamu harus mengenali dan memahami setiap jenis reksadana secara umum instrumen reksadana terbagi menjadi 4 jenis, di antaranya:

  • Reksadana saham 
  • Reksadana campuran
  • Reksadana pendapatan tetap
  • Reksadana pasar uang

Mengenali setiap jenis reksadana bisa membantu kamu menemukan cara investasi reksadana yang paling sesuai dan menghasilkan keuntungan yang maksimal. Pasalnya setiap jenis reksadana memiliki potensi keuntungan dan tingkat risiko yang berbeda-beda.

Pelajari Cara Kerja Setiap Jenis Reksadana

Ada sebagian orang mengira bahwa cara kerja reksadana sama seperti saham, padahal berbeda jauh. Dari segi pengelolaan dana keduanya memiliki perbedaan yang mana dana investasi di Reksadana dikelola oleh manajer investasi. Sedangkan, pada investasi saham murni dana dikelola secara mandiri oleh investor

Bagaimana Cara Investasi Reksadana dengan Modal Kecil?

Cara investasi Reksadana dengan modal kecil sebenarnya sangat mudah apalagi sekarang banyak platform penyedia layanan pembelian reksadana secara online, baik berupa perusahaan, fintech, sekuritas, dan bank. digibank by DBS merupakan salah satu digital banking yang menyediakan layanan pembelian reksadana. Berikut ini cara berinvestasi reksadana dengan modal kecil.

Tentukan Tujuan

Bagaimana cara investasi reksadana yang tepat? Pertama kamu harus menentukan tujuan investasi, apakah untuk jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang? Dengan menentukan tujuan investasi kamu bisa memilih jenis reksadana yang tepat.

Sisihkan Gaji Secara Rutin

Cara investasi reksadana dengan modal kecil selanjutnya yaitu dengan menyisihkan sebagian gaji untuk diinvestasikan. Mulai saja dari nominal kecil misalnya gajimu Rp3 juta maka setidaknya sisihkan Rp400 ribu untuk diinvestasikan.

Pilih Manajer Investasi Terpercaya

Manajer investasi terpercaya biasanya memiliki kinerja yang bagus sehingga keuntungan yang dihasilkan juga menjanjikan. Oleh karenanya mempelajari prospektus sebelum membeli reksadana merupakan cara investasi reksadana yang tepat untuk mengetahui kinerja dan kredibilitasnya.

Tetap Konsisten

Cara investasi reksadana dengan modal kecil yang terakhir kamu harus terus konsisten melakukan investasi secara berkala. Strategi investasi berkala sangat sesuai untuk investor yang memiliki modal terbatas. 

Investasi Reksadana dengan Modal Kecil di digibank by DBS 

Bagaimana cara investasi reksadana dengan modal kecil? Kamu bisa mulai berinvestasi reksadana di Aplikasi digibank by DBS dengan minimal modal hanya Rp100 ribu saja. Berikut keunggulan membeli produk reksadana di digibank by DBS:

Memilih Produk Lebih Mudah Berkat 3 Kategori Reksadana

digibank by DBS menyediakan 3 kategori reksadana yang dikelompokkan berdasarkan kinerja terbaik, terpopuler, dan scoring terbaik.

Investasi Lebih Mudah di Satu Aplikasi

Semua proses investasi mulai dari daftar SID, pembelian, penjualan, switch investasi bisa dilakukan di Aplikasi digibank by DBS. 

Banyak Pilihan Produk

Tersedia lebih dari 50 produk yang bisa kamu pilih dengan leluasa di Aplikasi digibank by DBS.

Minimal Modal Rp100 Ribu

Minimal modal yang diperlukan hanya sebesar Rp100 ribu saja.

Pembelian secara Berkala dengan Fleksibel

Investasi reksadana secara berkala bisa lebih fleksibel dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS. 

Tunggu apalagi segera beli produk reksadana dari digibank by DBS. Cara investasi reksadana di Aplikasi digibank by DBS sangat mudah dan praktis jadi tidak akan menyulitkan.

0 Shares:
14 comments
  1. Aku termasuk konservatif, soalnya baru turun dikit udah cemas banget kayak rugi milyaran, padahal cm 50ribu. Tapi 50 ribu buat beli minyak goreng kan lumayan juga, hehehe

  2. Aq belum pernah invest di reksadana kak, dan akhir2 ini tertarik juga buat coba reksadana biar keuangan makin membaik

  3. Pas banget lagi cari tahu lebih banyak soal reksadana. Ada keinginan untuk investasi model ini, tapi masih bingung dengan istilah dan jenis yang ideal untuk dipilih.

  4. kita emang harus tau dulu, baru join. banyak yg join, gak taunya gak faham fitur n produknya. Apalagi skrg sedang bgs2nya reksadana ya, pas pula ada tulisan ini, jd tau Hal-hal dan Cara Investasi Reksadana yang Harus Kamu Ketahui

  5. Ternyata ada cukup banyak hal yang harus dipelajari jika mau coba investasi di Reksadana ini ya. Gak bisa asal-asal inves karena resikonya pasti ada

  6. Dulu pas ikut-ikutan investasi reksadana, belum ngerti banget istilah-istilahnya. NAB itu apaan…hehe…Sampai sekarang pun masih belajar, dan belum berani ambil risiko yang agresif juga…Makasih nih, artikelnya lengkap banget, jadi makin faham…

  7. Lengkap banget Kak, infonya. Kebetulan aku memang belum begitu paham tentang reksadana. Bener-bener membantu banget nih dalam menentukan reksadana, ini bisa langsung lewat aplikasi digiBank ya Kak ya?

  8. Saya juga baru-baru ini mencoba bermain dengan reksadana. Saya memilih tipe konservatif dan moderat. Biar nyoba dulu dengan investasi. Nanti niatnya ingin belajar baru berani naik kelas. Terima kasih kakak tulisannya. Bisa buat bahan belajar juga dan reminder buat saya

  9. Aku sudah rutin nabung reksadana dari 1,5 tahun yang lalu mba, semoga bisa konsisten yaa.
    Wahh Digibank ternyata bisa nabung reksadana juga yaa, saya kira hanya bank digital biasa seperti yang lain.

  10. Investasi reksadana itu lebih praktis sih. Nggak perlu mantau tiap hari karena udah dikelola sama MI. Jadi, DBS udah bisa ya Mba untuk investasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like